About Banana Leaf Cafe

Banana Leaf Cafe pertama kali diluncurkan di kota Gudeg, D I Yogyakarta, tepatnya di Jl. Bedreg, No.39, Sambilegih, Depok-Sleman. Setelah dua tahun, PAPUAmart.com sebagai Toko Online pertama dari tanah Papua didirikan.

Banana Leaf Cafe Jayapura

Setelah beberapa tahun diluncurkan di D I Yogyakarta, Banana Leaf Cafe juga diluncurkan di Jayapura, tepatnya di daerah Skyline (lintas jalan baru), tersedia menu: Erom (Ubi) Bakar + Minyak Tawy dan Mbingga.

Tiket Papua

Banana Leaf Cafe juga melani pembelian tiket pesawat, tiket kereta api, pulsa biasa, pulsa data, pulsa listrik, pembayaran tagihan PDAM, berbagai macam layanan lainnya. Info lengkapnya bisa menghubungi kami di: 6282210183000

Banana Leaf Cafe Wamena

Banana Leaf Cafe juga diluncurkan di Wamena Town Centre. BL Cafe Wamena langsung dibuka oleh Kantor Pusat Koperasi Seba Usaha (KSU) Baliem Arabica bersama dengan pendiri Banana Leaf Cafe 2 di Skyline, Kota Jayapura.

PAPUA Web Host

Selain menyediakan menu makanan, minuman dan pembelian tiket serta pulsa, Banana Leaf Cafe juga menyediakan layanan Web dan Hosting serta layanan pembelian domain hingga desain website.

Booking Hotel & Tiket Tanpa Agen

Showing posts with label Banana Leaf Cafe. Show all posts
Showing posts with label Banana Leaf Cafe. Show all posts

Monday, 11 February 2019

BANANALeaf.cafe Skyline Port Numbay

https://youtu.be/1XIp27BOQw0

Tuesday, 16 October 2018

BANANALEAF.CAFE akan Dibuka di Port Moresby PNG

Dalam waktu tidak lama lagi akan dibuka sebuah BANANALEAF.CAFE di ibukota Papua New Guinea Port Moresby. Demikian kata Jhon Yonathan Kwano sebagai Enterpreneur Papua yang baru-baru ini baru balik dari Port Moresby.

Menurut Kwano baik orang Indonesia atau negara Indonesia secara keseluruhan maupun Orang Asli Papua (OAP)  secara khusua sangat naive membiarkan pasar produksi Indonesia di PNG diambil alih oleh Filipina dan warung makan mereka dimonopoli pedagang Bangladesh yqng secara selera dan layanan akan sangat jauh lebih menang karena lebih enak layanan dan produksi dari Indonesia.

Menurut Kwano hubungan dagang PNG - Indonesia masih jauh sangat jauh dari seharusnya karena pemerintah sibuk urus politik.

"Emangnya politik itu menu makanan asal mana dan pesanan siapa?" tanya Kwano

Kwano melanjutkan

Siapa yang kasih nasehat kepada kedutaan besar Indonesia di Port Moresby?  Kok mereka hanya makan-minum politik?  Kebun politik di Indonesia mana?

Jhon Yonathan Kwano selanjutnya meminta kepada pengusaha,  bank,  pemerintah di seluruh Indonesia untuk memikirkan merebut pasar Melanesia dari tangan India,  Bangladesh,  China dan Vietnam yang secara geografis, historis dan budaya jauh sekali dari Melanesia.

Monday, 21 May 2018

Hari Ke Dua Pelatihan, Peserta Fokus Desain Template dan Tata Cara Postingan

Suasana Pelatihan Blog, Wordpress dan Web Hosting di Banana Leaf Cafe Yogya (Doc: Amansia Alex)


Hari ke dua pelatihan pembuatan blogger, wordpress dan web domain untuk kepentingan organisasi maupun individu yang diselenggarahkan oleh PAPUA Web Hosting berjalan lancar, pelatihan dimulai pada pukul 13.00 WIB dan selesai pada pukul 16.30 WIB, bertempat di Banana Leaf Cafe Yogyakarta.

Pelatihan pada hari ke dua ini merupakan lanjutan dari pertemuan pertama yang dilakukan pada hari Jum'at, 18 Mei 2018. Peserta yang mengikuti pelatihan di hari ke duapun adalah peserta yang telah mengikuti pelatihan pada hari pertama, hal ini dikarenakan materi pelatihan yang diberikan pada hari ke dua merupakan kelanjutan dari materi yang diberikan pada hari pertama pelatihan. Jika pada hari pertama, peserta diperkenalkan terkait tata cara pembuatan blog dan wordpress dan hal-hal mendasar lainnya terkait blog dan wordpress, Untuk hari kedua ini, lebih banyak membahas untuk pernak pernik dalam melengkapi menu blog dan juga profil. Semua itu untuk memudahkan navigasi pada pengunjung blog yang nantinya dikelola.
Gabriel selaku pimpinan PAPUA Web Hosting dan juga pematik dalam pelatihan menyatakan bahwa, "untuk hari ke dua ini kita kesampingkan dahulu bahasa pemograman dan lainnya yang rumit kita lebih fokus pada memanfaatkan fitur atau menu yang tersedia dan bisa dibuat. Hal ini dilakukan agar peserta dalam pelatihan ini dapat secara langsung memprakekan apa yang diarahkan oleh pematik, dan juga untuk menanamkan rasa ketertarikan yang lebih mendalam kepada peserta, juga untuk mempermudah peserta dalam memami blog dan wordpress", kata Gabriel.
"Tidak hanya soal memanfaatkan fitur atau menu yang tersedia, dalam pelatihan ke dua juga diajarkan mengenai tata cara postingan serta pengaturan-pengaturan huruf, label, upload foto/video dan lainya yang berkaitan dengan psotingan. Untuk memberikan kesempatan dan waktu lebih kepada peserta dalam memperbanyak postingan pada blog/wordpressnya masing-masing, kami sepakati untuk kemali melakukan pertemuan yang ke tiga pada hari Jum'at, 25 Mei 2018 mendatang", ungkap Gabriel.

Dari keterangannya, Gabriel menyatakan bahwa pertemuan ke tiga akan lebih fokus kepada pengecekan postingan dan juga pembuatan domain name untuk masing-masing blog/wordpress dari para peserta yang ada, serta tata cara pengaturan template (design template), juga pngaturan pengalihan blog/wordpress kepada domain name yang telah dibuat. 
Alex selaku kordinator menambahkan bahwa, "ini merupakan kesempatan bagi kita para pelajar dan mahasiswa Papua di Yogyakarta, sebab peluang seperti ini tidak akan mungkin didapatkan lagi. Kami berterimakasih kepada PAPUAmart.com group, yang mana telah menghadirkan PAPUA Web Hosting dan memberikan pelatihan yang bermanfaat kepada pelajar dan mahasiswa Papua di Yogyakarta. Saya selaku koordinator, akan berupaya bersama pimpinan PAPUA Web Hosting dan berkoordinasi dengan teman-teman pengurus dari ikatan mahasiswa Papua yang lain, untuk dapat mengikuti pelatihan serupa, pada kelas berikutnya yang rencananya akan kami buka seusai pelatihan bagi angkatan pertama telah selesai" ungkap Alex.

Friday, 18 May 2018

Pelatihan Perdana Pembuatan Blogger, Wordpress Dan Domain Name Berjalan Sesuai Rencana

Doc: PAPUA Web Hosting
Pelatihan pembuatan blogger, wordpress dan domain name gratis yang dilakukan oleh PAPUA Web Hosting pada hari Jum'at, 18 Mei 2018, berjalan sukses dan lancar, sesuai rencana. Pelatihan perdana ini awalnya menargetkan jumlah peserta 10 orang, dimana 10 orang tersebut adalah utusan dari 10 paguyuban pelajar dan mahasiswa Papua yang ada di D I Yogyakarta, sesuai dengan undangan yang disebar oleh PAPUA Web Hosting sendiri. Namun dihari pelaksanaan, jumlah justru bertambah dari jumlah yang ditargetkan.
Gabriel sebagai pimpinan PAPUA Web Hosting, dan juga sebagai pematik dalam pelatihan ini merasa cukup puas dan kagum atas antusiasme yang ditunjukan peserta yang hadir dalam pelatihan ini, "kami sejak awal menargetkan hanya 10 orang peserta saja dalam pelatihan perdana, dengan harapan 10 orang tersebut adalah utusan dari paguyuban yang ada, namun ternyata ada juga teman-teman yang hadir secara individu untuk belajar bersama-sama kami di sini", ungkap Gabriel.
"Hari ini, pelatihan kami fokuskan pada pembelajaran dasar-dasar pembuatan blogger dan wordpress saja, besok (Sabtu, 19 Mei 2018) kami akan kembali lanjutkan pelatihan untuk tahap selanjutnya, yaitu mengenai web hosting dan diteruskan pada domain name. Sejak awal targetan pelatihan ini dibuat untuk kepentingan organisasi pelajar dan kemahasiswaan yang ada di Yogyakarta, namun jika ada teman-teman yang ingin datang seperti hari ini dan ikut belajar bersama-sama, kami akan dengan senang hati menerima mereka semua", lanjut Gabriel.
Alex, selaku koordinator pelatihan ini menyatakan bahwa, "untu perdana, kami bagi menjadi 2 sesi acara, dimana sesi pertama (hari Jum'at 18, Mei 2018) adalah sesi pengenalan dasar-dasar, dan untuk sesi ke 2 besok, kami akan fokuskan pada materi yang lebih mendalam soal web hosting dan diteruskan dengan uji coba postingan awal oleh masing-masing peserta, pada akun mereka masing-masing", Terang Alex

Documentasi Saat Pelatihan Berlangsung di Banana Leaf Cafe, Sleman, D I Yogyakarta: 

Doc: PAPUA Web Hosting

Doc: PAPUA Web Hosting

Doc: PAPUA Web Hosting

Doc: PAPUA Web Hosting

Doc: PAPUA Web Hosting

Thursday, 17 May 2018

PAPUA Web Hosting Gelar Latihan Pembuatan Blogger, Wordpress dan Doman Name Gratis di Yogyakarta

Doc PAPUA Web Hosting (ist)
Peran organisasi begitu penting sebagai wadah utama yang merangkum dan membina kebersamaan anggotanya tidak terlepas dari peran para pengurus serta partisipasi  aktif para anggotanya. Kemajuan suatu organisasi tentunya sangat diharapkan sehingga dapat memberi manfaat  kepada anggotanya selepas masa kuliah dan kembali ke tanah air.
Banyak program dan juga kegiatan dari organisasi yang sering dibuat tetapi dalam sisi pemberitaannya tidak semua dapat dibuatkan atau ditampilkan di media-media besar maupun media cetak serta media online. Mengapa ? karena tergantung dari isi kegiatan tersebut. Namun bukan berarti kegiatan organisasi kita tidak bisa dimuat, kita harus bergerak sendiri untuk menyediakan ruang media dalam memuat berita-berita seputar informasi kegiatan organisasi kita.
Selain sebagai sarana informasi juga untuk keperluan arsip kegiatan organisasi dari periode ke periode selanjutnya bisa disusun dalam  media tersebut. Pemanfaat media social sebagai sarana menaikan informasi seperti facebook, twitter atau instagram tidak terlalu potensial, dikarenakan media-media tersebut hanya sebagai sarana sosialisasi. Lebih tepat bisa menggunakan blogger, wordpress dan sebagainya.
Beberapa organisasi kedaerahan mungkin sudah memiliki situs atau blog sendiri namun masih banyak yang tidak memiliki blog guna memuat berita ataupun artikel-artikel seputar kegiatan dari organisasi yang ada. Berangkat dari situasi ini, PAPUA Web Hosting merasa penting untuk membagikan ilmu dalam bentuk pelatihan kepada pengurus dan anggota organisasi pelajar dan mahasiswa Papua yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam hal penggunaan blogger, wordpress dan domain web serta media sosial lainnya untuk organisasi maupun individual.
Pelatihan perdana PAPUA Web Hosting akan dimulai pada hari Jum'at, 18 Mei 2018, bertempat di Banana Leaf Cafe, yang terletak di Jl. Bedreg No. 39, , RT/RW: 08/41, Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada pukul: 10.30 WIB - selesai. Gabriel, selaku pipinan PAPUA Web Hosting dalam pernyataannya menyatakan bahwa, "pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian dari PAPUA Web Hosting, dalam memberikan edukasi terhadap pelajar dan mahasiswa Papua di D I Yogyakarta, terhadap penggunaan media sosial (Blogger, Wordpress, Facebook, Twiter, dan Web Domain) dan berbagai media sosial lainnya, bagi kepentingan organisasi masing-masing, yang diharapkan kemudian juga dapat dimanfaatkan guna mempromosikan daerah masing-masing, karena saat ini kita telah berada di era teknologi, dimana segala sesuatu dapat dilakukan secara online", terang Gabriel.
Setelah adanya pelatihan-pelatihan seperti ini, diharapkan para peserta yang ikut dalam pelatihan ini dapat berjejaring dengan PAPUA Web Hosting, dalam hal komunikasi dalam pembelajaran, pengembangan dan berbagai hal positif lainnya pada perkembanga yang ada. Pelatihan juga dilakukan sebagai bagian dari PAPUA Web Hosting untuk memperkenalkan kepada para pelajar dan mahasiswa Papua yang berdomisili di D I Yogyakarta. Selain pelatihan secara gratis, PAPUA Web Hosting juga sebelumnya telah memberikan penawaran 1000 domain gratis kepada seluru orang Papua, bagi yang mendaftarkan domain atas nama marga, suku dan nama kampungnya di www.cheaphosts.us .

Saturday, 12 May 2018

BANANALeaf.cafe adalah cafe motif Reggae

BANANALeaf.cafe yang bermotif rasfafarian dengan roh rastafarian didirikan di Tanah Papua dengan orientasi penjualan produk masyarakat asli Melanesia kepada konsumen di seluruh dunia.

Motif warna adaoah reggae motif produk adalah Melanesia dan dipersembahkan kepada konsumen di seluruh dunia.

Sampai hari ini BANANALeaf.cafe berdiri di Wamrna, Kota Jayapura dan sebentar lagi di Port Vila Vanuatu

Sunday, 1 October 2017

Secangkir kopi asli Wamena dari Rosanti

Alfrida Gombo (kanan) bersama saudaranya, di kafe miliknya di Skyline - Jubi/Agus
Jayapura, Jubi - Bangunan kafe itu terlihat sederhana. Hanya ada dua buah meja lesehan dengan lantai beralaskan karpet merah. Dindingnya dihiasi lukisan dan pernak-pernik khas Papua, ditambah beberapa lampu berwarna-warni.
Pemilik Banana Leaf Cafe di Skyline, Kota Jayapura itu seorang perempuan. Rosanti Alfrida Gombo, perempuan kelahiran Wamena ini, mengaku memiliki menu spesial yang bisa menarik pelanggan.
"Di sini jual Baliem Blue Coffee. Ini kopi Arabika asli Wamena," katanya, Jumat (29/9/2017).
Ia mengatakan karena usahanya baru dimulai, jumlah pelanggan kadang tidak menentu. Sehari jika sedang ramai, ada belasan cangkir kopi yang terjual. Per cangkir ia mematok harga Rp10 ribu.
"Kadang ramai, kadang juga sepi pengunjung. Ini usaha masih baru juga," katanya.
Selama ini ia mengaku dibantu kerabatnya untuk melayani pelanggan. Kafe dibuka dari pukul 9 pagi sampai 10 malam.
"Beruntung ada saudara-saudara saya yang ikut membantu," katanya.
Selain itu, di sekitar kafe ada beberapa pedagang yang setiap harinya menjual kelapa muda. Jadi, kata dia, pilihan pelanggan untuk bersenang-senang di tempat itu ada banyak.
"Hanya saja kalau yang merokok, di luar kafe telah kami sediakan tempat juga," tuturnya.
Usaha kafe yang baru berjalan sejak akhir Mei 2017 tersebut, diakuinya dimulai dengan modal Rp10 juta. Ia mendapatkan sokongan dana dari seorang kerabat yang kebetulan adalah Direktur PAPUAmart.com, sebesar Rp5 juta.
Dikatakan, uang tersebut dipakai merehab bangunan dan membeli kebutuhan kafe, seperti kopi dan lain sebagainya.
"Sementara sisa modal lain dari orang tua saya. Itu dipakai untuk mengganti sewa bangunan dari pemilik sebelumnya," kata perempuan berstatus mahasiswi Jurusan Ekonomi Pembangunan, di Universitas Cenderawasih itu. 
Motivasinya untuk berbisnis kopi, kata dia, karena selama ini OAP dipandang lemah dalam hal berbisnis. Untuk itu ia ingin mencoba sedikit demi sedikit menghapus stigma tersebut.
"Saya juga ingin bantu mewujudkan visi dan misi 'Papua Bangkit untuk Mandiri dan Sejahtera', yang dicanangkan Gubernur Papua Lukas Enembe," terangnya.
Ia mengatakan semangat untuk berbisnis, juga datang dari dukungan teman dan keluarga. Awalnya mereka ragu, akan tetapi setelah melihat kesungguhannya untuk mengelola kafe, dukungan semakin besar ia dapatkan.
"Pada akhirnya mereka semua bangga, melihat saya sebagai anak Papua berani menekuni usaha ini," tutur anak keempat dari lima bersaudara ini.
Diakuinya, niat untuk berbisnis tersebut bukan untuk menjadi pengusaha sukses. Akan tetapi ia hanya ingin membuktikan kalau orang Papua juga bisa.
"Ini bukan untuk mengejar keuntungan. Kalau untung itu sudah bonus. Saya hanya ingin mengajak dan memotivasi teman-teman, kalau kita bisa bersaing di dunia bisnis," kata perempuan yang hobi membaca buku ini, dengan penuh semangat.
Rosanti mengatakan jika nanti ia telah menyelesaikan kuliah, usaha tersebut akan tetap dipertahankannya. Ia berencana usaha kopi tersebut akan dikembangkan hingga ke beberapa wilayah.
"Tidak hanya di Kota Jayapura, kalau bisa di kabupaten dan kota di Papua. Kalau sukses malah bisa dibuka cabang di mana pun di Indonesia," harapnya. (*)

Saturday, 23 September 2017

BANANA Leaf Cafe, Gerobak Karobagwe, Asrama Uncen, Waena, Kota jayapura

Banana Leaf Coffee.biz
Gerobak Karobage Untuk PAPUA.!!
_______________________
Jl.: CamP Wolker, depan Asraa Rusnawa Uncen P3 Waena
Tpn. hp/sms.: 081240886222

* Coffee Hitam Rp= 7000
* Coffee Gulla   Rp= 5000
* Coffee Susu   Rp= 5000

* Moca          Rp= 3000
* Waith Coffee Rp=3000
* Torabica      Rp=3000

 Gorengan perpotong:

* Pisang goreng Rp=1000
* Ubi goreng    Rp=1000
* Tahu Oreng    Rp=1000
* Tahu isi      Rp=1000

Tuesday, 2 August 2016

Koperasi Mudlik Toi dan Koperasi Baliem Arabica Bergandeng Tangan Mengembangkan Kearifan Lokal

Sejak tahun 2007,n telah berdiri Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica yang menjadi tulang punggung pengembangan ekonomi kerakyatan berbasiskan Masyarakat Adat Papua yang telah berkarya sejak pendiriannya hingga saat ini telah memproduksi dan menjual Kopi Papua kepada masyarakat konsumen dan pengusaha Kopi di seluruh Indonesia.

Ekspor pertama Kopi Papua dilakukan tahun 2009 menjelang 2010 dan setelah tiga tahun mengekspor, lalu produksi Kopi Papua difokuskan ke pasar Indonesia sehingga untuk sementara ekspor ke pasar Amerika Serikat dan Eropa dihentikan. Sejak tahun 2013 telah dibangun pasar kopi Papua di Indoensia dengan sebaran mulai dari Sulawesi sampai ke Sumatera, dengan basis penjualan dari Yogyakarta.

Sejak tahun 2015, yaitu akhir tahun ini, dengan dimulainya pasar MEA, maka KSU Baliem Arabica juga menyambut peluang ini dengan mendirikan Kantor Perwakilan atau Gudang Pemasaran Kopi Papua di Jakarta.

Selama setahun promosi dan penjualan Kopi Papua dilakukan lewat Gudang PAPUAmart.com Jakarta.

Di pertengahan tahun 2016 ini, atas binaan KSU Baliem Arabica lewat BANANA Leaf Cafe telah didirikan sebuah Koperasi lagi, bernama Koperasi Mudlik Toi, yaitu Koperasi yang membidangi organisasi, pengelolaan dan processing sampai pemasaran dan penjualan Minyak Tawy (Toi) khusus dari kawasan Kali Mudlik.

Dengan pendirian koperasi ini, maka penjualan minyak buah merah akan terorganisir.

Koperasi Mudlik Toi memiliki BANANA Leaf Cafe sebagai tempat penjualan hasil olahan MInyak Tawy Papua, dan PAPUAmart.com sebagai alat promosi dan penjualan seluruh produk dari Tanah Papua secara online dan offline.

Dalam beberapa bulan ke depan, akan diumumkan kepengurusan, kantor pusat dan jaringan Koperasi Mudlik Toi, yang saat ini sedang diorganisir oleh generasi muda dari Distrik Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua.

Dengan pendirian satu lagi koperasi atas inisiatif Masyarakat Adat, dan hasil binaan KSU Baliem Arabica, maka KSU Baliem Arabica sebagai produsen dan exportir serta PAPUAmart.com sebagai Grosir Kopi Papua tidak lama lagi akan memiliki partner dalam distribusi dan penjualan Minyak Buah Merah asal Papua dengan merek dagang "Tawy Papua".

Sunday, 15 May 2016

WArung Kopi (Warkop) Baliem Blue Coffee Diluncukan di Yogyakarta

Warkop Baliem Blue Coffee Yogyakarta
Terpujilah Nama Tuhan, pada tanggal 14 Mei 2016, telah dilakukan Soft Opening dari Warkop Baliem Blue Coffee di DI Yogyakarta, di koordinir oleh Mas Lanang. Warkopi Baliem Blue Coffee ini akan dikelola sepenuhnya oleh Mas Lanang,

Warkopi ini hanya menyajikan Kopi Papua, Wamena Single Origin, produksi KSU Baliem Arabica.

Warkop Baliem Blue Coffee ini merupakan wujud dari kegiatan BANANA Leaf Cafe dalam menjual Kopi Papua dalam kepada para penikmat kopi di warkop/ cafe.

Mas Lanang sebagai anak dari keluarga Besar Kepala Suku Jawa di Yogyakarta mengatakan anak-anak Papua saat ini diberi kesempatan untuk berwirausaha dan silahkan semua anak-anak Papua datang ke warkop ini dan mendukung usaha yang dilakukannya bersama KSU Baliem Arabica.

Jhon Jhon Yonathan Kwano yang hadir mewakili Petani Kopi dan Kopi Papua mengatakan anak-anak saat ini Mas Lanang sudah memberikan peluang kepada anak-anak Papua untuk melatih diri, bukan hanya menimba ilmu dan teori di sekolah tetapi sekaligus pengalaman kerja dan wirausaha sehingga yang dibawa pulang bukan kertas berisi tulisan saja, tetapi juga pengalaman dan keterampilang untuk langsung dipraktekkan di lapangan. Dengan demikian anak-anak pulang bukan hanya membawa kertas dengan tulisan-tulisan matakuliah dan nilai saja, tetapi juga yang lebih penting dan sangat diharapkan hari ini ialah pengalaman dan keterampilan untuk berwirausaha.

Free Wi-FI @Baliem Blue Coffee
Dilanjutkan Kwano bahwa selama ini orang Papua selalu menyalahkan orang pendatang atas segala persoalan yang terjadi di Tanah Papua. Kalau orang Papua miskin, yang disalahkan orang Jawa. Kalau orang Papua tidak punya rumah, yang disalahkan Indonesia. Saat ini orang Papua harus bertanya kepada dirinya sendiri, "Apa yang saya telah lakukan untuk diri saya, keluarga saya, marga-suku saya dan bangsa saya?" Kita tidak tahu malu selalu mempersalahkan orang lain atas keadaan kita. Orang Papua harus bangkit, memandirikan dirinya dan bersaing.

Salah satu tokoh Mahasiswa Papua yang ada di Yogyakarta mengatakan bahwa dengan usaha-usaha seperti kita berbuat untuk menghapus stigma kekerasan, demonstrasi dan hal-hal negatif yang ada di benak masyakakat Yogyakarta terhadap Mahasiswa Papua di Kota Studi Yogyakarta. Diharapkan agar dengan usaha-usaha seperti ini kita bersaing sehat, dan secara bermartabat, tanpa ada stigma-stigma negatif.

Dengan pembukaan Warkop ini maka diharapkan akan dibuka warkop lainnya dan akan terjadi pengembangan BANANA Leaf Cafe serta toko PAPUAmart.com di seluruh pulau Jawa dan di kawasan Melanesia: NTT, NTB, kepulauan Maluku dan Papua Barat.

Wednesday, 13 April 2016

Cafe Hosting Situs Web Papua www.webpapua.com

PAPUAmart.com Group Companies binaan KSU Baliem Arabica menghadirkan banyak sekali layanan terkait dengan

  1. pendaftaran namadomain,
  2. hosting situs web atau namadomain
  3. layanan pointing ke blogger.com 
  4. layanan pembuatan situs web untuk suku, kampung, organisasi, perusahaan.
  5. Layanan Anda menjadi Penjual dan yang menjalankan bisnis Hosting ada di sini
Anda dapat datang langsung ke Minimarket PAPUAmart.com dan Kios KKLingkar.com di manapun kami berada, dan bayar tunai atau transfer lewat ATM atau Online atau bayar lewat paypal.com ataupun lewat Kartu Kredit.

Kami selalu siap membantu memberikan masukan, mempermudah proses pembelian dan memberikan harga terjangkau, dalam artian kami tidak mencari keuntungan sebesar-besarnya dari layanan ini karena kami layanan Cafe Web Hosting Papua merupakan salah satu bagian dari layanan Yayasan Delapan Plus Satu yang didirikan oleh tokoh agama di Tanah Papua.

Maksud daripada Yayasan ini ialah memabwa manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia tanpa membedakan ras, agama, pandangan politik, status sosial.

Layanan yang kami sediakan kepada anda untuk kunjungi dan memikirkan kemungkinan untuk bergabung adalah 
  1. 082210183000
  2. 082232393000\ (WA)
  3. info@hostingwebmurah.com
  4. info@papuaweb.net

Friday, 8 April 2016

Dua Cafe sudah beroperasi per tanggal 7 April 2016

Per tanggal 7 April sudah beroperasi dua cafe BANANA Leaf. Pertama di minimarket 1 PAPUAmart.com di Jl. Raya Abepura - Sentani, Hawai Ruko No. 05, atau kami sering sebut PAPUamart Satu, dan yang kedua beroperasi di PAPUAmart Dua atau di Pertigaan Jalan Post Tujuh Sentani.

Kedua-duanya menyajikan berbagai menu yang dapat dinikmati oleh siapa saja yang datang.

Menu pertama ialah Kopi Papua Baliem, atau Kopi Papua Wamena Single Origin, kopi hitam dalam bentuk cangkir besar, dan cangkir kecil.

Sementara itu ada juga kopi lain seperti Kopi Kapal Api, Coffeemix, Torabika, White Koffee dan sebagainya sehingga menambah selera para pengunjung.

Mobile BANANA Leaf Cafe juga sudah siap beroperasi, tetapi masih dalam tahapan Branding.

Selain itu akan didirikan beberapa titik pen-drop-an Kopi Jadi di sepanjang jalan raya Sentani - Jayapura sehingga orang Papua dapat minum Kopi Papua di mana saja mereka berada: di Sentani, di Kampung Harapan, di Waena, di Doyo Baru, di Perumnas Waena, di Abepura, di Kotaraja, di Jayapura Kota dan di Angkasapura.

Dalam tahun ini akan dibuka beberapa titik layanan Kopi Papua.

Kami mengundang Anda sekalian datang menikmati kopi Papua. Khusus untuk di Hawai ada Free WiFi.

Friday, 18 March 2016

Tanggal 17 Maret 2016, BANANA Leaf Cafe & Minimarket 2 PAPUAmart.com Dilakukan Soft Opening

Setelah tanggal 1 Mei 2015 dilakukan soft opening untuk Minimarket 1 PAPUAmart.com, maka kabar gembira kembali datang ke keluarga besar Petani Kopi Papua binaan KSU Baliem Arabica karena telah berlangsung acara "Soft Opening" dari BANANA Leaf Cafe dan Minimarket 2 PAPUAmart.com di Pertigaan Jalan Post 7 Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Dengan dibukannya Minimarket 2 PAPUAmart.com, sekaligus sebagai pusat pengembangan BANANA Leaf Cafe ini, maka kami berdoa kiranya PAPUAmart.com dan BANANALeafCafe.biz yang lain menjamur di seluruh wilayah Melanesia, bahkan di seluruh dunia.

Acara Soft Opening ini langsung dipimpin oleh Ketua Koperasi Baliem Arabica, Ev. Selion Karoba, S.Th.

Saturday, 3 October 2015

1 Oktober 2015 Buah Merah Tabi sebanyak 25 Buah Tiba untukDiproses

Telah tiba 25 buah Tawy dari Single Origin Tanah Tabi dan setelah itu mulai memasuki tahapan proses produksi oleh Staff BANANA Leaf Cafe di Jalan Festival Danau Sentani, Khalkote, Sentani Timur, Jayapura, Papua.

Sari Minyak Tawy (atau dalam bahasa aslinya Tawy Yiwaunggen) saat ini sudah dijual di minimarket PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai No. 05, Sentani Kota, Jayapura, Papua. Jarak dari Airport Jayapura tidak lebih dari 3 km.

Proses pembuatan Minyak Tawy akan berjalan selama 1 minggu, karena buah harus melewati beberapa proses produksi.

BANANA Leaf Cafe memproduksi Minyak Tawy dengan metode sangat sederhana, mendekati metode produksi asli di tengah Masyarakat Lani di Tanah Papua.

Kami menjamin, dan siapapun boleh datang menyelidiki, bahwa produk kami ialah higenis dan halal.

Kami tidak seperti produsen lain yang merahasiakan alamat fisik mereka, tetapi hanya mencantumkan nomor telepon dan email dan berusaha menjauhkan diri mereka dari para konsumen. Kami terbalik, kami membuka diri.

Di BANANA Leaf Cafe kami persilahkan Anda datang minum kopi sekaligus menyaksikan proses produksi Minyak Tawy.

Kami berdoa pada minggu depan semua produk yang diproses saat ini sudah masuk minimarket, yang kemudian bermanfaat bagi kesehatan, kebugaran dan kesembuhan umat manusia di manapun Anda berada.

Tuesday, 2 June 2015

Banana Leaf Cafe dan PAPUAmart.com sebagai sebuah Kesatuan Usaha

BANANA Leaf Cafe yang dalam bahasa Indonesia-pun tetap disebut BANANA Leaf Cafe, dengan tulisan "BANANA" dalam Huruf Besar (capitals) dan Leaf Cafe tulisan biasa merupakan ciri khusus dari cafe yang diluncurkan oleh KSU Baliem Arabica (KBA) pada tahun 2014.

BANANA Leaf Cafe pertama-tama diluncurkan dalam rangka menyambut Piala Dunia yang diselenggarakan di Brazil pada tahun 2014. Akan tetapi rencana tidak maksimal, promosi juga tidak maksimal, maka cafe ini tidak banyak dikunjungi selama Piala Dunia berlangsung.

Awal tahun 2015 BANANA Leaf Cafe, atau sering disingkat BLCafe mulai dijalankan lagi walaupun dengan pergumulan berat mengingat tidak banyak orang datang mengunjungi Cafe ini.

Faktor utama yang menghambat pengunjung datang ke BLCafe ialah letak atau lokasi Cafe yang begitu jauh dari keramaian. Sudah beberapa kali dilakukan pertemuan dan kesimpulan menjadi jelas bahwa memang lokasi Cafe harus dipikirkan ulang.

Dengan kesimpulan ini, maka pada pertengahan tahun 2015 ini direncanakan BANANA Leaf Cafe diluncurkan di Tanah Papua dan pada saat bersamaan memindahkan BLCafe di Yogyakarta dari Maguwoharjo ke wilayah yang lebih ramai atau di tengah kota.

Ada juga gagasan untuk membuka cabang BLCafe di Jakarta Selatan.

Yang disajikan di BLCafe sudah jelas, yaitu Kopi Papua murni dengan berbagai racikan. Kalau BLCafe sudah berjalan, maka menu-menu lain pasti akan diracik, baik menu Kopi maupun Menu makanan khas Papua lainnya.

BLCafe menunggu siapa saja Anda yang tertarik untuk mengembangkan sebuah Cafe bernuansa alamiah, dengan warna dominasi hijau sehijau Daun Pisang dengan gambar-gambar pepohonan pisang di seluruh ruang Cafe.

Segala sesuatu yang nampak di mata fisik kita merupakan pantulan dari segala-sesuatu yang tak kasak mata. Segala sestuatu yang dapat kita simak dan pahami secara fisik berakar ke dalam segala hal yang tidak nampak, dan bahkan tidak masuk akal sehat. Keduanya ialah fakta, yang harus kita yakini sebagai realitas,
demikian kata  Jhon Kwano, penggagas konsep BLCafe.

Friday, 20 June 2014

Hello world! Hello World Cup!

Pada hari pembukaan piala dunia Brazil 2014 tanggal 13 Juni 2014 dinihari keadaan ramai Nonton Bareng Mahasiswa Papua se-Yogyakarta diBANANA Leaf (BL) Cafe.

Pendukung kedua kubu saling main bayar-bayaran, taruhan dengan hukuman Kopi Wamena: Siapa yang kalah hukumannya minum kopi sampia mampus.

Ada juga hukumannya makan pinang dalam porsi double atau triple. Tentu saja BLCafe menyediakan semua ini untuk kebersamaan anak-anak Papua di Yogyakarta.

Menu yang tersedia cukup menarik, yaitu misalnya kita mulai dengan Variasi Menu Kopi Wamena:

  1. Kopi Wamena gelas kecil
  2. Kopi Wamena gelas sedang
  3. Kopi Wamena gelas besar dan
  4. Kopi Wamena gelas jumbo

Kemudian kopi-kopi lain produksi Indonesia juga disajikan, seperti:

  1. Torabika,
  2. Cappuccino
  3. White Koffie
  4. Kapal Api, dan sebagainya.

Menu makanan juga hadir, seperti IndoMie Goreng dan IndoMie Rebus (Kuah).

Para penonton, mahasiswa lelaki ataupun perempuan yang datang bersama-sama terlihat jelas menikmati pertandingan ini karena dari yang hadir jelas terbagi, ada yang mendukung tuan rumah Brasilia, ada juga yang mendukugn Kroasia.
Dari pantauan BLCafe terlihat lebih banyak penonton yang hadir mendukung Brasilia, yang membentuk grup lebih besar dan yang duduk lebih dekat dengan layar televisi, sementara pendukung Kroasia agak sedikit jumlahnya tetapi cukup merepotkan kelompok yang lebih besar, sama seperti para pemainnya di lapangan merepotkan pemain Brasilia.

Dari permainan yang terjadi, banyak orang tentu mengharapkan Brasilia menang telak di awal-awal atau kalau tidak di babak pertama. Akan tetapi itu tidak terjadi. Fakta di lapangan pertandingan justru Kroasia mengisi gol duluan, dan Brasilia menyusul. Ini saja sudah mengecewakan banyak penggemar Brasilia tentunya. Tetapi kemudian setelah terjadi pembalasan dan menjadi posisi satu satu, maka pendukung Brasilia sudah berharap-harap cemas.

Beruntung saja wasit memberikan hukuman tendatang “penalty” pada babak kedua yang berakibat Brasilia menambah skor menjadi dua. Kalau tidak, skor ini kelihatan sulit berubah.

Baru setelah Ramirez dimasukkan menggantikan pemain bernomor puggung 10 dari Brasilia: Neinmar-lah mereka menjadi bertambah tenaga dan semangat untuk mengisi gol, yang berakibat gol tercipta di akhir babak kedua dan akhirnya skor menjadi 3-1 untuk tuan rumah Brasilia. Entah itu berkat kehadiran Ramirez atau karena alasan lain, yang jelas kehadiran Ramirez membawa angin segar.

Ada beberapa penonton marah kepada pelatih Brasilia katanya, “Ramirez seharusnya bukan jadi pemain pengganti, tetapi dia  harus jadi pemain inti.”

Selamat untuk Brasilia atas kemenangan pertama di pialah Dunia 2014.

Thursday, 29 May 2014

Menu Minuman di BANANA Leaf Cafe

Menu Minuman

Untuk sementara ini kami tawarkan kopi murni (black coffee) tetapi selanjutkan akan ditambah menu lain.

  1. Kopi Murni Gelas Besar
  2. Kopi Murni Gelas Sedang
  3. Kopi Murni Gelas Kecil
  4. Kopi Gula Gelas Besar
  5. Kopi Gula Gelas Sedang
  6. Kopi Gula Gelas Kecil
  7. Kopi Creamer Gelas Besar
  8. Kopi Creamer Gelas Sedang
  9. Kopi Creamer Gelas Kecil
  10. Kopi Gula Creamer Gelas Besar
  11. Kopi Gula Creamer Gelas Sedang
  12. Kopi Gula Creamer Gelas Kecil

Nonton Bareng Piala Dunia 2014 di Banana Leaf Cafe, Maguwoharjo, Sleman Yogyakarta

PAPUAmart.com dan BANANA Leaf Cafe mengundang semua penggembar Sepak Bola di Kota Kabupaten Sleman, Yogyakarta untuk datang ke BANANA Leaf Cafe, bertempat di:

Jalan Bedreg No. 39 RT 08, RW 41
Sambilegi, Maguwoharjo
Depk, Sleman Yogyakarta

Hubungi Roy Karoba 08570111131

Fasilitas Cafe:

  1. Televisi Layar Besar
  2. Baliem Blue Coffee
  3. Free WiFi
Sementara ini Banana Leaf Cafe sudah dibuka sepanjang sore hingga malam hari. Di pagi hari Anda juga boleh datang.

Untuk beli kopi silahkan hubungi John Kwano 081238301001 di PAPUAmart.com, Pasar Online, Offline dan Barter Produk Spesialti di alamat yang sama atau kirim email ke: info@coffea.biz